Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Konsumen Itu Raja

Apa itu konsumen? Apakah yang disebut konsumen cuma orang-orang yang memakan sesuatu? Pastinya enggak sob. Menurut saya pengertian konsumen adalah orang yang menggunakan barang atau jasa suatu produk hingga manfaat dari produk tersebut berkurang dan habis. Kalau menurut KBBI sih konsumen berarti pemakai produk; penerima pesanan iklan; pemakai jasa; dsb. Tuh kan enggak beda jauh pengertiannya saya hehehe...

Rabu, 26 Desember 2012

Disabilitas, Kelebihan Dalam Kekurangan


Kudengar dari luar suasana di kelas saat itu sangat ramai. Terlihat beberapa siswa dan siswi mengobrol satu sama lain di tempatnya masing-masing. Apik dan diam, tidak sambil jalan, bersandar di pinggir meja, atau duduk di atasnya. Semuanya di kursi masing-masing. Menurutku mereka sombong banget, ngomong sama temannya tapi pandangan entah kemana. Ada yang lurus atau celingak-celinguk.


Lalu aku memasuki kelas tersebut ditemani seorang guru urusan kesiswaan di salah satu sekolah di Kecamatan Talun, Sumber, Cirebon, Pak Dindin namanya, dan betapa kagetnya ketika mengetaui bahwa mereka…tunanetra! Aduh..ternyata aku salah duga. Maaf ya kawan, aku engga tau lohh, suer! 


Ya, waktu hari Sabtu 22 Desember lalu aku dan teman SD-ku –namanya Jaka— berkunjung ke salah satu Sekolah Luar Biasa yang ada di Sumber (Cirebon). Kami ingin melakukan wawancara dengan salah satu siswa SLB tersebut mengenai disabilitas yang mereka alami. Yaa sekedar pengisi waktu liburan sekolah dan itung-itung nambah pengalaman, ya nggak? Hehehe. Ternyata eh ternyata bukan Cuma pengalaman yang kami dapat tapi dari juga ilmu yang engga diajarin di sekolah. Kami juga tersadar bahwa banyak orang yang dengan segala keterbatasannya bisa melakukan hal yang lebih dari yang kami lakukan atau melakukan apa yang engga bisa kami lakukan.


Untuk lebih jelasnya silakan baca selengkapnya di bawah. Akan ditampilkan juga dialog asli antara tanya (T) dan jawab (J) agar kalian ikut merasakan hawa pembicaraan kami.

Jumat, 21 Desember 2012

Keamanan, Lebih Penting Dari Makanan

Telah kita saksikan entah itu dari televisi, radio, koran, majalah, internet, atau media informasi lainnya bahwa keadaan sebagian di belahan dunia sudah tidak aman. Akibatnya, masyarakat menjadi resah, gelisah, dan merasa terganggu dalam hidupnya. Gaza dengan serangan bombardir dari para tentara Israel atau penembakan massal yang terjadi di (Connecticut), Amerika Serikat merupakan sampel bahwa keamanan serta kedamaian itu dibutuhkan.

Karena keamanan merupakan cita-cita terbesar dalam hidup manusia dan tujuan setiap pemerintah dalam suatu negara. Keamanan dimana setiap orang merasa terbebaskan, ketenangan hati, dan hilangnya rasa takut.

Keamanan lebih penting daripada makanan dan tempat tinggal karena

Senin, 30 Juli 2012

Menjadi Guru Favorit di Kalangan Pelajar


Ngomong-ngomong soal guru ane punya pengalaman nih masbro. Saat itu lagi pelajaran kimia yang dikenal angker seantero jagat sekolah. Udah pelajarannya bikin ngebul kepala, eh guru yang ngajarnya gak bisa ngajar dengan baik. Maksudnya di sini – eh iya sebelumnya mohon maaf bukan bermaksud untuk mencemari nama baik ya—pertama, guru tersebut main Tanya-tanya aja soal kimia padahal belum ngejelasin dengan lengkap. Kedua, nyerocos terus tanpa ngasih kesempatan siswanya buat bertanya. Ketiga, ngebut banget dalam nyampein materinya. Dan yang terakhir, yang paling parah, dia gak bisa tegas buat nenangin temen-temen ane yang lagi pada sekarat itu. Yasudah dengan izin Allah Yang Maha Kuasa suasana kelas pun berubah bak pasar tumpah. Di bangku barisan belakang, dengan tidak beradabnya dan agak sopan ada yang tidur sambil menutupi mukanya pake jaket, sms-an, maen poker, maen udel, maen upil, nyanyi-nyanyi gak jelas, dan satu lagi, beretika layaknya kera, ada yang meniru-nirukan gaya ngomong guru tersebut! Astaga…sebenernya masih ada lagi perbuatan-perbuatan haram lainnya tapi gak bakalan ane bahas satusatu coz segitu aja udah parah. Terus apa yang ane lakukan? Ehem, rahasia dehh wehehehehe.
Ups, udah ah. Balik lagi ke permasalahan! Masalah yang mana?

Rabu, 18 Juli 2012

Cerdaskan Kehidupan Bangsa Lewat Digitalisasi

*Prolog
Revolusi industry yang pernah terjadi di Inggris pada awal abad ke-19 membuat segalanya berubah. Dunia yang berumur uzur ini ditambah penderitaannya dengan huru-hara kendaraan bermotor. Telinga serasa pekak mendengar teriakan knalpot di sana-sini. Pun dengan dunia perekonomian yang hampir bernasib sama tragis. Kegiatan yang melibatkan aktor kawakan, Duit bin Fulus, berkembang secara fluktuatif selama beberapa windu terakhir. Terjadi pada pertengahan tahun 1997 saat Alm. Soeharto masih menjabat sebagai presiden RI, nilai tukar Rupiah terhadap U$D merosot jauh ke liang lahat. Membuat seluruh buruh; pedagang kecil, menengah, besar; dan kawanan tukang urut merinding hingga ke tulang. Mereka bergidik tak tega melihat usahanya dikerubungi lalat dan akhirnya gulung tikar.
Melihat peristiwa-peristiwa tersebut, masyarakat dunia kini menerapkan hukum rimba: siapa kuat, dia menang. Mereka berlomba-lomba dalam segala hal. Kecepatan adalah syarat mutlak yang harus dimiliki seseorang agar dapat survive. Dan keefektifan dalam mengerjakan sesuatu merupakan prinsip dasar yang harus dianut. Sehingga segala cara pun diperbolehkan. Ngepet, nyupang, nyolong, dan njambret dicap halal. Berjam-jam bekerja menguras keringat mereka lakukan demi satu tujuan: menang dalam kompetisi hidup.

Minggu, 06 Mei 2012

Polemik Antara Prestasi Akademik dan Nonakademik

sumber gambar

Prestasi. Satu kata delapan huruf yang dapat membanggakan seseorang. Dengan prestasi seseorang dapat merasa senang, puas, dan terkenal. Tidak dipungkiri pula suatu prestasi dapat menghasilkan uang bagi yang mendapatkannya. Sebut saja Thomas Alva Edison, Valentino Rossi, dan Christian Ronaldo. Mereka adalah contoh tokoh yang terkenal seantero dunia karena prestasinya. Jutaan manusia telah tertolong untuk tetap dapat melihat di kala gelap karena Pak Edison menemukan bola lampu. Jutaan pemuda bercita-cita menjadi pembalap motor karena melihat aksi Om Rossi dalam mengendarai motornya. Serta jutaan pemuda maupun petua jadi demam bola karena lincahnya Kak Ronaldo dalam memainkan si kulit bundar.

Lalu apa sih sebenarnya prestasi itu?

Dari hasil survey yang didapat, beberapa siswa SMA berpendapat

Minggu, 08 April 2012

Mempertajam Realita Musik Anak yang Terkikis

(sumber: Kumpul Berita)

 Potong bebek angsa, angsa di kuali. Nona minta dansa, dansa empat kali. Sorong ke kanan, sorong ke kiri, syalalalalalala...

Terdengar sayup-sayup suara cempreng itu sedang menyanyikan lagu “Potong Bebek Angsa”. Mereka menyanyikannya sembari bermain kereta-keretaan di pekarangan rumah. Canda, tawa, riang gembira tergambar jelas pada wajah mereka. Aku tersenyum senang melihat anak-anak Indonesia masih mencintai permainan tradisional serta lagu-lagu seusianya. Namun itu semua sudah menjadi kenangan. Kebiasaan anak-anak Indonesia menyanyikan lagu yang sesuai porsinya sudah tergerus oleh kemajuan zaman.

Rabu, 29 Februari 2012

Berjalan Kaki Cegah Pemanasan Global

Suhu bumi semakin panas, cuaca berganti tak menentu, dan bertambah tingginya permukaan air laut merupakan dampak pemanasan global (global warming). Pemanasan global yang sedang marak-maraknya terjadi sepertinya menimbulkan dampak yang lebih parah. Gas beracun seperti CO2, CO, CH4, dan CFC (Cloro Flouro Carbon) yang dihasilkan dari asap knalpot, industri pabrik, pembakaran sampah, kulkas, AC, atau bahkan parfum dapat menyebabkan lapisan ozon bertambah tipis hingga berlubang. Dan yang akan terjadi jika lapisan ozon di lapisan stratosfer berlubang adalah dengan mudahnya pancaran radiasi sinar UV (ultraviolet) masuk dan menembus lapisan udara bumi hingga menyentuh apa-apa saja yang dilewatinya. Seperti yang telah diketahui sinar UV dapat menyebabkan iritasi kulit sampai katarak! Dapat dibayangkan ada berapa ratus jiwa manusia yang akan cacat fisik jika lapisan ozon bertambah tipis.

Selasa, 14 Februari 2012

Hanya Untukmu Ibu

Tak pernah kudengar nama seindah namamu wahai ibu. Kau ibarat air di tengah gurun pasir yang menghilangkan dahaga tak terperikan. Kau juga ibarat lentera di malam yang pekat, menerangi kehidupanku slalu.

Wahai ibuku yang tercinta! Aku mohon restumu agar 'ku diridhoi hidup di sini, jauh darimu. Memberikanku slalu sokongan ketika ku terjatuh. Menghiburku slalu ketika air mata ini berguguran. Rela terbangun dari tidurmu ketika ku meringis kesakitan. Dan menuntunku ketika 'ku tertaih-taih berjalan menggapai cita.

Namun di sini aku berlatih mandiri. Agar tahan banting menghadapi segala problema diri dan kekjaman dunia luar yang lebih kejam daripada kehidupan rimba.

Selasa, 31 Mei 2011

Sudahkah Bahasa Indonesia Dikenal Dunia?

Sudah menjadi keistimewaan dan kebanggaan tersendiri jikalau suatu karya dikenal sampai ke penjuru dunia. Apalagi karya-karya yang sangat berkesan di hati sehingga menimbulkan sindrom penyakit tunggunuous bagi para penikmatnya. Adalah sindrom yang membuat orang selalu menunggu resah kapan karya ter-update dari sang seniman akan di-publish, dipamerkan, atau diperjual-belikan. Mengapa saya membicarakan tentang karya? Jawabannya adalah karena saya akan mengambil contoh dari suatu karya mendunia yang membuat para penggemarnya tergila-gila, resah menunggu kedatangannya ke kota penggemarnya, mengganti gaya berpakaian & bersosialisasi, dan efek-efek bombastis lainnya. Baca saja sampai tuntas.